PAGU DANA DESA KE DESA TAHUN 2020 - 2030
DANA DESA (DDS) KABUPATEN KARANGASEM 2020–2030
Keterangan: Grafik data Dana Desa Ke Desa dari tahun 2020–2030.
REALISASI DANA DESA 2025
REALISASI DANA DESA TAHUN 2025
B L T
KETAHANAN PANGAN
STUNTING
PERUBAHAN IKLIM
POTENSI&UNGGULAN DESA
PEMANFAATAN TI
PKTD
NONEARMARK
Pencarian
LIVE
PAGU DANA DESA PER DESA TAHUN 2026
SALUR DANA DESA TAHAP I& II
DATA KPM BLT DD 2026
DATA KPM BLT DD Tahun 2026
Kamis, 10 September 2026
Kemendes Kolaborasi Dengan TNI Membangun Desa | Kabar Siang
Minggu, 06 September 2026
Pendamping Profesional Cluster Sidemen, Selat, Rendang dan Bebandem Tingkatkan Kapasitas Penggunaan MonevDD
Selat, 7 September 2026 — Pendamping Profesional Desa pada cluster Kecamatan Sidemen, Selat, Rendang, dan Bebandem melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas dalam penggunaan Monitoring dan Evaluasi Dana Desa MonevDD sebagai sarana pelaporan kegiatan pendampingan desa.
Kegiatan yang dilaksanakan di Sekretariat Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Selat pada Senin, 7 September 2026, tersebut diprakarsai oleh Pendamping Desa sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan TPP dalam menyusun laporan pendampingan secara tertib, tepat, dan berbasis data.
Kegiatan dihadiri oleh Kasi Pembangunan Kecamatan Selat yang dalam arahannya menekankan pentingnya peran TPP dalam memberikan serta mempublikasikan informasi mengenai desa yang valid, akurat, transparan, dan akuntabel. Informasi yang disampaikan kepada masyarakat diharapkan bersumber dari data yang dapat dipertanggungjawabkan sehingga mampu mendukung keterbukaan informasi dan tata kelola pembangunan desa.
Materi On the Job Training (OJT) penggunaan MonevDD disampaikan oleh TAPM Kabupaten Karangasem sekaligus PIC MonevDD, I Komang Kutawaringin. Peserta mendapatkan pemahaman dan praktik terkait pemanfaatan MonevDD dalam mendukung proses pelaporan hasil pendampingan secara lebih sistematis dan sesuai kebutuhan pelaporan.
Kegiatan ini diikuti oleh Pendamping Profesional dari empat wilayah kecamatan, yakni Sidemen, Selat, Rendang, dan Bebandem. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kapasitas pendamping semakin meningkat, khususnya dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung pelaporan, monitoring, evaluasi, serta penyediaan informasi pembangunan desa.
Peningkatan kapasitas ini menjadi bagian penting dalam memperkuat profesionalisme Pendamping Desa, sekaligus mendorong tersedianya informasi pembangunan desa yang valid dan akuntabel sebagai bentuk dukungan terhadap tata kelola pemerintahan dan pembangunan desa yang transparan.
