Amed, Karangasem – 15 September 2026 — A-PAD Indonesia melaksanakan kegiatan Workshop Pendampingan Penyusunan Penganggaran Pengurangan Risiko Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim (PRB-API) di Tingkat Desa yang bertempat di Seamount Hotel, Amed, Karangasem,
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengembangan Kesiapsiagaan Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim di Desa Wisata yang dilaksanakan A-PAD Indonesia pada tahun 2026. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari workshop sebelumnya yang telah dilaksanakan pada bulan Maret dan Juli 2026 untuk mengintegrasikan kegiatan PRB-API ke dalam dokumen perencanaan desa, khususnya RPJMDes dan RKPDes.
Workshop dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas pemerintah desa dalam menyusun alokasi pendanaan PRB-API sekaligus mengidentifikasi berbagai sumber pendanaan yang dapat mendukung pelaksanaan kegiatan pengurangan risiko bencana dan adaptasi perubahan iklim di tingkat desa.
Kegiatan diikuti oleh 39 peserta yang berasal dari berbagai unsur pemerintah dan pemangku kepentingan, antara lain Bappeda, BPBD, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karangasem. Peserta juga berasal dari Kecamatan Kubu dan Abang serta Pemerintah Desa Tulamben, Desa Kubu, dan Desa Purwakerti, termasuk unsur BPD, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, Bendesa Adat, dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB).
Dalam pelaksanaannya, workshop menghadirkan narasumber dan tim pendukung dari BPBD Kabupaten Karangasem, DPMD Kabupaten Karangasem, Tenaga Ahli Pendamping Desa Kabupaten Karangasem, FPRB Bali, serta Tim A-PAD Indonesia.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sambutan dari A-PAD Indonesia dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karangasem. Setelah itu, peserta mendapatkan materi mengenai teknis penyusunan dana desa, kode rekening dan sumber pendanaan yang disampaikan oleh DPMD Kabupaten Karangasem.
Selanjutnya, peserta mengikuti sesi diskusi untuk mengidentifikasi potensi sumber pendanaan di luar pendanaan desa, kemudian dilanjutkan dengan praktik penyusunan RAPBDes mengenai PRB-API. Sesi tersebut difasilitasi oleh fasilitator dan co-fasilitator dengan melibatkan peserta dari masing-masing desa.
Pada sesi berikutnya, masing-masing desa mempresentasikan hasil penyusunan RAPBDes mengenai PRB-API untuk mendapatkan tanggapan dari organisasi perangkat daerah (OPD). Sesi ini menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran bersama sekaligus memberikan ruang bagi peserta untuk mendiskusikan rancangan penganggaran yang telah disusun.
Melalui kegiatan ini diharapkan tersusun draft RAPBDes yang mendukung pelaksanaan kegiatan PRB-API, termasuk identifikasi sumber pendanaan yang dapat digunakan. Selain itu, kegiatan ditargetkan dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya memperoleh alokasi pendanaan dari pemerintah daerah.
Workshop ditutup dengan pelaksanaan post survey dan administrasi peserta. Kegiatan berlangsung sesuai agenda yang telah ditetapkan, mulai pukul 08.30 hingga 15.30 WITA di Seamount Hotel, Amed, Karangasem.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, pemerintah desa, pendamping desa, forum pengurangan risiko bencana, serta pemangku kepentingan lainnya dalam mendorong perencanaan dan penganggaran pembangunan desa yang turut memperhatikan aspek pengurangan risiko bencana dan adaptasi perubahan iklim.
👍
0
Suka