PAGU DANA DESA KE DESA TAHUN 2020 - 2030

DANA DESA (DDS) KABUPATEN KARANGASEM 2020–2030

Keterangan: Grafik data Dana Desa Ke Desa dari tahun 2020–2030.

REALISASI DANA DESA 2025

REALISASI DANA DESA TAHUN 2025

B L T

0

KETAHANAN PANGAN

0

STUNTING

0

PERUBAHAN IKLIM

0

POTENSI&UNGGULAN DESA

0

PEMANFAATAN TI

0

PKTD

0

NONEARMARK

0

Pencarian

LIVE

INFO KITA
📰 Agenda TPP: Terbitnya PERATURAN MENTERI DESA DAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL REPUBLIK INDONESIA, NOMOR 16 TAHUN 2025 TENTANG PETUNJUK OPERASIONAL ATAS FOKUS PENGGUNAAN DANA DESA TAHUN 2026, menjadi fokus pendampingan juga bagi TPP Kabupaten Karangasem dalam mengawal perencanaan dan penggunaan Dana Desa Tahun 2026 ◆◆◆ 📢 BUMDes: Penyertaan Modal Desa untuk Ketahanan ke BUMDesa setelah Perubahan APBDes 2025, tidak menyurutkan semangat BUMDes untuk mengimplementasikan di penghujung Tahun 2025 ◆◆◆ 🚨 Info: Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karangasem sudah menyampaikan Aplikasi Sistem Keuangan Desa Tahun 2026 dan sudah online (Sisekudes V209) kepada seluruh desa di Kabupaten karangasem. 📰 Agenda TPP: Terbitnya PERATURAN MENTERI DESA DAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL REPUBLIK INDONESIA, NOMOR 16 TAHUN 2025 TENTANG PETUNJUK OPERASIONAL ATAS FOKUS PENGGUNAAN DANA DESA TAHUN 2026, menjadi fokus pendampingan juga bagi TPP Kabupaten Karangasem dalam mengawal perencanaan dan penggunaan Dana Desa Tahun 2026 ◆◆◆ 📢 BUMDes: Penyertaan Modal Desa untuk Ketahanan ke BUMDesa setelah Perubahan APBDes 2025, tidak menyurutkan semangat BUMDes untuk mengimplementasikan di penghujung Tahun 2025 ◆◆◆ 🚨 Info: Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karangasem sudah menyampaikan Aplikasi Sistem Keuangan Desa Tahun 2026 dan sudah online (Sisekudes V209) kepada seluruh desa di Kabupaten karangasem.

PAGU DANA DESA PER DESA TAHUN 2026

PAGU REGULER DANA DESA TAHUN 2026
Kecamatan
Desa
Rp 0,-

SALUR DANA DESA TAHAP I& II

CEK SALUR DANA DESA TAHUN 2026 TAHAP I & II
Kecamatan
Desa
Rp 0,-

DATA KPM BLT DD 2026

DATA KPM BLT DD Tahun 2026

Kamis, 24 September 2026

Kejar Target Akhir Bulan, Tenaga Pendamping Desa Karangasem Optimis Tuntaskan Input Data Monevdd 2026


KARANGASEM
 24 September 2026– Para Tenaga Pendamping Desa di Kabupaten Karangasem terus memacu kinerjanya dalam penginputan data dan pelaporan melalui aplikasi Monevdd 2026. Memasuki akhir bulan September 2026, capaian signifikan telah diraih di berbagai menu utama pelaporan, memicu optimisme tinggi bahwa seluruh target dapat dituntaskan 100% tepat waktu.

Berdasarkan data rekapitulasi per Kamis, 24 September 2026, progres verifikasi pelaporan di Kabupaten Karangasem menunjukkan grafik yang sangat positif:

Menu Perencanaan: Telah mencapai 81,25%. Sebagian besar kecamatan seperti Rendang, Sidemen, Manggis, Karangasem, Abang, dan Kubu telah sukses menuntaskan verifikasi hingga 100%.

Menu Penyaluran Dana Desa: Mengukir progres tinggi sebesar 90,70%. Enam kecamatan (Rendang, Sidemen, Manggis, Karangasem, Bebandem) telah mencapai verifikasi 100%.


Menu APBDES: Menyusul pesat dengan capaian 86,76%, di mana mayoritas kecamatan telah selesai diverifikasi sepenuhnya.
Meskipun masih terdapat beberapa desa yang berstatus Draft (seperti Kecamatan Selat pada menu Perencanaan dan Kecamatan Abang pada menu APBDES), sinergi antara Tim Pendamping Desa, Pemerintah Daerah, dan Pemerintah Desa terus ditingkatkan.

Dengan semangat kerja keras dan koordinasi yang makin solid di lapangan, seluruh jajaran pendamping desa di Karangasem optimistis sisa target yang belum terverifikasi dapat rampung sepenuhnya sebelum akhir bulan ini. Kerja nyata ini menjadi bukti komitmen bersama dalam mendorong percepatan pembangunan dan kemandirian desa di Kabupaten Karangasem.

Senin, 14 September 2026

Workshop Pendampingan Penyusunan Penganggaran PRB-API di Tingkat Desa Digelar di Amed, Karangasem


 Amed, Karangasem – 15 September 2026 — A-PAD Indonesia melaksanakan kegiatan Workshop Pendampingan Penyusunan Penganggaran Pengurangan Risiko Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim (PRB-API) di Tingkat Desa yang bertempat di Seamount Hotel, Amed, Karangasem, 
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengembangan Kesiapsiagaan Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim di Desa Wisata yang dilaksanakan A-PAD Indonesia pada tahun 2026. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari workshop sebelumnya yang telah dilaksanakan pada bulan Maret dan Juli 2026 untuk mengintegrasikan kegiatan PRB-API ke dalam dokumen perencanaan desa, khususnya RPJMDes dan RKPDes.
Workshop dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas pemerintah desa dalam menyusun alokasi pendanaan PRB-API sekaligus mengidentifikasi berbagai sumber pendanaan yang dapat mendukung pelaksanaan kegiatan pengurangan risiko bencana dan adaptasi perubahan iklim di tingkat desa.
Kegiatan diikuti oleh 39 peserta yang berasal dari berbagai unsur pemerintah dan pemangku kepentingan, antara lain Bappeda, BPBD, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karangasem. Peserta juga berasal dari Kecamatan Kubu dan Abang serta Pemerintah Desa Tulamben, Desa Kubu, dan Desa Purwakerti, termasuk unsur BPD, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, Bendesa Adat, dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB).
Dalam pelaksanaannya, workshop menghadirkan narasumber dan tim pendukung dari BPBD Kabupaten Karangasem, DPMD Kabupaten Karangasem, Tenaga Ahli Pendamping Desa Kabupaten Karangasem, FPRB Bali, serta Tim A-PAD Indonesia.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sambutan dari A-PAD Indonesia dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karangasem. Setelah itu, peserta mendapatkan materi mengenai teknis penyusunan dana desa, kode rekening dan sumber pendanaan yang disampaikan oleh DPMD Kabupaten Karangasem.
Selanjutnya, peserta mengikuti sesi diskusi untuk mengidentifikasi potensi sumber pendanaan di luar pendanaan desa, kemudian dilanjutkan dengan praktik penyusunan RAPBDes mengenai PRB-API. Sesi tersebut difasilitasi oleh fasilitator dan co-fasilitator dengan melibatkan peserta dari masing-masing desa.
Pada sesi berikutnya, masing-masing desa mempresentasikan hasil penyusunan RAPBDes mengenai PRB-API untuk mendapatkan tanggapan dari organisasi perangkat daerah (OPD). Sesi ini menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran bersama sekaligus memberikan ruang bagi peserta untuk mendiskusikan rancangan penganggaran yang telah disusun.
Melalui kegiatan ini diharapkan tersusun draft RAPBDes yang mendukung pelaksanaan kegiatan PRB-API, termasuk identifikasi sumber pendanaan yang dapat digunakan. Selain itu, kegiatan ditargetkan dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya memperoleh alokasi pendanaan dari pemerintah daerah.
Workshop ditutup dengan pelaksanaan post survey dan administrasi peserta. Kegiatan berlangsung sesuai agenda yang telah ditetapkan, mulai pukul 08.30 hingga 15.30 WITA di Seamount Hotel, Amed, Karangasem.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, pemerintah desa, pendamping desa, forum pengurangan risiko bencana, serta pemangku kepentingan lainnya dalam mendorong perencanaan dan penganggaran pembangunan desa yang turut memperhatikan aspek pengurangan risiko bencana dan adaptasi perubahan iklim.

Kamis, 10 September 2026

Kemendes Kolaborasi Dengan TNI Membangun Desa | Kabar Siang

Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) berkolaborasi dengan TNI untuk mempercepat pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di desa.

Minggu, 06 September 2026

Pendamping Profesional Cluster Sidemen, Selat, Rendang dan Bebandem Tingkatkan Kapasitas Penggunaan MonevDD

 


Selat, 7 September 2026 — Pendamping Profesional Desa pada cluster Kecamatan Sidemen, Selat, Rendang, dan Bebandem melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas dalam penggunaan Monitoring dan Evaluasi Dana Desa MonevDD sebagai sarana pelaporan kegiatan pendampingan desa.

Kegiatan yang dilaksanakan di Sekretariat Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Selat pada Senin, 7 September 2026, tersebut diprakarsai oleh Pendamping Desa sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan TPP dalam menyusun laporan pendampingan secara tertib, tepat, dan berbasis data.

Kegiatan dihadiri oleh Kasi Pembangunan Kecamatan Selat yang dalam arahannya menekankan pentingnya peran TPP dalam memberikan serta mempublikasikan informasi mengenai desa yang valid, akurat, transparan, dan akuntabel. Informasi yang disampaikan kepada masyarakat diharapkan bersumber dari data yang dapat dipertanggungjawabkan sehingga mampu mendukung keterbukaan informasi dan tata kelola pembangunan desa.

Materi On the Job Training (OJT) penggunaan MonevDD disampaikan oleh TAPM Kabupaten Karangasem sekaligus PIC MonevDD, I Komang Kutawaringin. Peserta mendapatkan pemahaman dan praktik terkait pemanfaatan MonevDD dalam mendukung proses pelaporan hasil pendampingan secara lebih sistematis dan sesuai kebutuhan pelaporan.

Kegiatan ini diikuti oleh Pendamping Profesional dari empat wilayah kecamatan, yakni Sidemen, Selat, Rendang, dan Bebandem. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kapasitas pendamping semakin meningkat, khususnya dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung pelaporan, monitoring, evaluasi, serta penyediaan informasi pembangunan desa.

Peningkatan kapasitas ini menjadi bagian penting dalam memperkuat profesionalisme Pendamping Desa, sekaligus mendorong tersedianya informasi pembangunan desa yang valid dan akuntabel sebagai bentuk dukungan terhadap tata kelola pemerintahan dan pembangunan desa yang transparan.

Selasa, 25 Agustus 2026

Kominfo Karangasem Gelar Bimtek SIDeKa-NG


KARANGASEM* - *Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karangasem* menyelenggarakan *Bimbingan Teknis Pengenalan SIDeKa-NG* atau Sistem Informasi Desa dan Kelurahan New Generation bagi admin/operator website desa se-Kabupaten Karangasem.

Kegiatan dilaksanakan pada *Rabu, 26 Agustus 2026 pukul 09.00 WITA s.d selesai* bertempat di *Gedung Pertemuan SKB Jasri*.

Bimtek ini diikuti oleh 1 orang perwakilan admin/operator website dari setiap desa di 8 kecamatan se-Kabupaten Karangasem. *Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karangasem* serta *Tim Ahli P3MD / TAPM Kabupaten Karangasem bidang Media dan Informasi*.

Bimtek ini merupakan tindak lanjut Rapat Teknis Pengelolaan Website Desa dan Pemanfaatan SIDeKa-NG pada 26 Mei 2026. Materi yang diberikan meliputi pengenalan teknis, registrasi/aktivasi akun, serta praktik langsung pemanfaatan fitur dan menu SIDeKa-NG.

Kepala Dinas Kominfo menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas admin/operator desa dalam mengelola website desa berbasis SIDeKa-NG. Dengan demikian layanan informasi publik dan layanan digital desa dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

Kehadiran DPMD dan TAPM bidang Media dan Informasi diharapkan dapat memperkuat sinergi pendampingan kepada desa, sehingga implementasi SIDeKa-NG berjalan optimal dan mendukung program *Desa Digital* serta *Desa Berkinerja Baik* di Kabupaten Karangasem.

Rabu, 29 Juli 2026

Korkab dan TAPM Sosbud-Media Dialog dengan DPMD Karangasem




*Korkab dan TAPM Sosbud-Media Dialog dengan DPMD Karangasem, Bahas Desa Berkinerja Baik dan Pencegahan Stunting via e-HDW*


*KARANGASEM* - *Koordinator Kabupaten (Korkab) Kabupaten Karangasem* bersama *TAPM Bidang Sosial Budaya dan Media* melakukan dialog dengan *Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karangasem*, Senin, 27 Juli 2026. 


Pertemuan berlangsung di Kantor DPMD Kabupaten Karangasem, Jl. Achmad Yani.


Dialog ini dilaksanakan dalam rangka mendukung program *Desa Berkinerja Baik*. Salah satu pembahasan utama adalah penguatan *data sosial budaya* desa, khususnya terkait *upaya pencegahan stunting melalui pemanfaatan Aplikasi e-HDW* atau Elektronik Human Development Worker.


TAPM Bidang Sosbud dan Media menyampaikan pentingnya validitas data sosial budaya di tingkat desa, termasuk data keluarga berisiko stunting, pola asuh, sanitasi, dan akses layanan kesehatan. Data tersebut diinput dan dimonitor melalui aplikasi e-HDW agar dapat menjadi dasar perencanaan dan intervensi yang tepat sasaran.


DPMD Kabupaten Karangasem mengapresiasi peran TAPM dalam pendampingan pengisian dan pemutakhiran data e-HDW. "Data yang akurat di e-HDW akan memudahkan desa, kecamatan, dan kabupaten dalam merancang program pencegahan stunting yang efektif. Ini juga menjadi salah satu indikator penilaian desa berkinerja baik," jelas perwakilan DPMD.


Selain stunting, dialog juga membahas strategi publikasi kegiatan sosial budaya desa melalui media, pelestarian kearifan lokal, dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.


*Dalam mendukung percepatan Desa Berkinerja Baik, dalam waktu dekat DPMD akan memfasilitasi pertemuan lintas OPD untuk pembentukan Tim Verifikasi.* Tim ini bertugas melakukan verifikasi data dan capaian desa sesuai indikator yang telah ditetapkan.


Dengan sinergi Korkab, TAPM Sosbud-Media, dan DPMD, diharapkan seluruh desa di Kabupaten Karangasem dapat meningkatkan kualitas data, mempercepat penurunan stunting, dan mewujudkan desa yang berkinerja baik secara menyeluruh.

TAPM 

Arta

Senin, 27 Juli 2026

TAPM Kabupaten Karangasem Ikuti Dialog Kebijakan Integrasi PRB dan API untuk Memperkuat Pembangunan Desa Tangguh


**Klungkung, 28 Juli 2026** – Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Karangasem menghadiri **Dialog Kebijakan dan Diseminasi Hasil Kajian Kebijakan Integrasi Pengurangan Risiko Bencana (PRB) dan Adaptasi Perubahan Iklim (API)** yang diselenggarakan oleh Yayasan IDEP Selaras Alam melalui Program Bali Mandala. Kegiatan berlangsung di **Taman Alit Event Space, Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung**, pada Selasa (28/7/2026).

Dialog kebijakan ini diselenggarakan sebagai upaya memperkuat tata kelola pembangunan desa yang tangguh dan berkelanjutan melalui integrasi aspek Pengurangan Risiko Bencana (PRB) dan Adaptasi Perubahan Iklim (API) ke dalam dokumen perencanaan dan kebijakan pembangunan desa. Kegiatan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pendamping desa, organisasi masyarakat sipil, akademisi, hingga mitra pembangunan yang memiliki perhatian terhadap isu kebencanaan dan perubahan iklim.

Acara diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan yang meliputi doa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan Direktur Yayasan IDEP Selaras Alam, foto bersama, serta penyampaian tujuan dan alur kegiatan. Selanjutnya peserta mengikuti pemaparan hasil kajian kebijakan mengenai integrasi PRB, API, dan SDGs Desa yang memuat temuan utama serta rekomendasi kebijakan sebagai dasar penguatan pembangunan desa yang adaptif terhadap berbagai risiko.

Memasuki sesi dialog, peserta secara aktif memberikan tanggapan, masukan, dan klarifikasi terhadap hasil kajian. Diskusi berlangsung dinamis dengan menggali pengalaman, tantangan, serta praktik baik dari berbagai daerah guna menghasilkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif. Setelah itu, peserta bersama-sama menyusun rekomendasi kebijakan dan merumuskan rencana tindak lanjut melalui identifikasi langkah konkret, pembagian peran para pemangku kepentingan, serta peluang kolaborasi dalam mendukung integrasi PRB, API, dan SDGs di tingkat desa.

Perwakilan TAPM Kabupaten Karangasem I Komang Kutawaringin menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antar-pemangku kepentingan dalam mewujudkan desa yang tangguh terhadap bencana dan perubahan iklim.

*"Integrasi Pengurangan Risiko Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim dalam perencanaan pembangunan desa bukan lagi menjadi pilihan, melainkan sebuah kebutuhan. Melalui dialog kebijakan ini, kami memperoleh berbagai masukan dan praktik baik yang dapat menjadi referensi dalam mendampingi pemerintah desa menyusun dokumen perencanaan yang lebih responsif, berkelanjutan, dan berpihak pada keselamatan serta kesejahteraan masyarakat,"* ujar perwakilan TAPM Kabupaten Karangasem.

Keikutsertaan TAPM Kabupaten Karangasem dalam forum ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas pendampingan kepada pemerintah desa dalam mengintegrasikan aspek kebencanaan dan perubahan iklim ke dalam dokumen RPJM Desa, RKP Desa, maupun kebijakan pembangunan lainnya. Dengan demikian, desa-desa di Kabupaten Karangasem diharapkan semakin siap menghadapi berbagai risiko bencana sekaligus mampu beradaptasi terhadap dampak perubahan iklim secara berkelanjutan.

Kegiatan ditutup dengan penyampaian kesimpulan hasil dialog serta komitmen bersama seluruh peserta untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan desa yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan di Bali.

Minggu, 26 Juli 2026

Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Penguatan Ketangguhan Bencana di Sektor Pariwisata Berbasis Komunitas Perkuat Sinergi para Pemangku Kepentingan



Karangasem, 27 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Karangasem menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Penguatan Ketangguhan Bencana di Sektor Pariwisata Berbasis Komunitas pada Senin (27/7/2026) di Jalan Taman Ujung, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Bali. Kegiatan yang merupakan bagian dari Activity Code 1.2.B Regular Meeting (Midterm Monitoring) ini dihadiri oleh unsur Pemerintah Kabupaten Karangasem, BPBD Kabupaten Karangasem, perangkat daerah terkait, pemerintah desa, Tenaga Pendamping Profesional (TPP), perwakilan komunitas, serta mitra pembangunan yang terlibat dalam penguatan ketangguhan bencana di sektor pariwisata.

Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Karangasem. Dalam sambutannya, Kalak BPBD Karangasem menyampaikan bahwa Kabupaten Karangasem merupakan daerah yang memiliki potensi wisata sekaligus berada pada wilayah yang memiliki berbagai ancaman bencana, sehingga diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan mitra pembangunan untuk membangun destinasi wisata yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.

"Ketangguhan bencana tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar masyarakat, khususnya yang menggantungkan mata pencaharian pada sektor pariwisata, memiliki kapasitas dalam menghadapi potensi bencana sekaligus mampu menjaga keberlanjutan sektor pariwisata," ujarnya saat membuka kegiatan.

Rapat koordinasi dan evaluasi ini dilaksanakan untuk mengevaluasi capaian program yang telah berjalan selama periode pelaksanaan, mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan, serta menyusun langkah-langkah strategis sebagai tindak lanjut guna meningkatkan efektivitas program. Dalam forum tersebut, peserta berdiskusi mengenai penguatan kapasitas masyarakat, peningkatan koordinasi lintas sektor, serta pengembangan praktik-praktik baik dalam pengurangan risiko bencana di kawasan pariwisata berbasis komunitas.

Melalui kegiatan ini, seluruh peserta juga menyamakan persepsi mengenai arah pelaksanaan program ke depan agar setiap kegiatan yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan mampu meningkatkan kesiapsiagaan desa-desa wisata terhadap berbagai potensi ancaman bencana.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi pemaparan perkembangan program, diskusi, evaluasi bersama, serta penyusunan rekomendasi sebagai bahan perbaikan pelaksanaan program pada tahap berikutnya. Diharapkan hasil rapat koordinasi ini semakin memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam mewujudkan sektor pariwisata berbasis komunitas yang tangguh, aman, dan berkelanjutan di Kabupaten Karangasem.

Kamis, 23 Juli 2026

TPP Kabupaten Karangasem Lakukan pendampingan pemeringkatan BUMDesa

 


*TPP Kabupaten Karangasem Lakukan pendampingan Perbaikan Dokumen Pemeringkatan BUMDesa di BUMDesa Anugerah Wisesa Desa Dukuh*


*KUBU, KARANGASEM* -

Jumat ,24 Juli 2026 Dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola dan pemeringkatan BUMDesa/BUMDesa Bersama, TPP Kabupaten Karangasem bersama tim pendamping kecamatan kubu melakukan kegiatan perbaikan dokumen di *BUMDesa Anugerah Wisesa, Desa Dukuh, Kecamatan Kubu*,

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil evaluasi pemeringkatan BUMDesa tahun sebelumnya agar seluruh BUMDesa di Kabupaten Karangasem dapat memenuhi kriteria administrasi, kelembagaan, usaha, dan aset sesuai ketentuan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut *TAPM Kabupaten Karangasem I Putu Arta Negara*, *PD Kecamatan Kubu I Nengah Rumania*, *Made Purna Wisma*, *PLD Ni Luh Krisna Putri*, dan *I Nengah Suantara*. Kehadiran para pendamping ini untuk memberikan asistensi langsung kepada pengurus BUMDesa.


Berdasarkan hasil pendampingan, *seluruh BUMDesa di Kecamatan Kubu mengalami perbaikan dokumen*. Sebagian besar perbaikan difokuskan pada *jenis usaha* dan *aset permodalan* agar data yang dilaporkan sesuai dengan kondisi riil di lapangan dan standar pemeringkatan nasional.


"Kami mendorong BUMDesa melengkapi dokumen jenis usaha dan aset agar saat pemeringkatan nanti nilainya bisa naik. Ini penting untuk akses bantuan, kemitraan, dan pengembangan usaha ke depan," ujar salah satu TAPM Kabupaten Karangasem.


Pengurus BUMDesa Anugerah Wisesa menyambut baik kegiatan ini. Mereka berharap dengan perbaikan dokumen ini, BUMDesa di Kecamatan Kubu bisa naik peringkat dan perannya dalam menggerakkan ekonomi desa semakin kuat.


DPMD Kabupaten Karangasem menargetkan seluruh BUMDesa/BUMDesa Bersama menyelesaikan perbaikan dokumen sebelum proses pemeringkatan tahap berikutnya.

TAPM 

Arta

Rabu, 22 Juli 2026

Berita Pelaksanaan Cluster Revisi Data Pemeringkatan BUM Desa dan BUM Desa Bersama Kecamatan Selat

 


Selat, Karangasem – Kegiatan Cluster Revisi Data Pemeringkatan BUM Desa dan BUM Desa Bersama (BUM DesaMA) Kecamatan Selat telah dilaksanakan di BUM Desa Amertha Buana, Desa Amertha Buana, sebagai upaya percepatan penyelesaian revisi data dan pengajuan pemeringkatan BUM Desa Tahun 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus dari 5 BUM Desa, yaitu:

  • BUM Desa Amertha Buana
  • BUM Desa Peringsari
  • BUM Desa Muncan
  • BUM Desa Selat
  • BUM Desa Sebudi

Selama pelaksanaan kegiatan, seluruh BUM Desa yang hadir berhasil menyelesaikan proses revisi data pemeringkatan dan telah melakukan pengajuan pemeringkatan melalui aplikasi resmi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi pada laman https://bumdes.kemendesa.go.id/pemeringkatan/.

Sementara itu, terdapat 3 BUM Desa yang berhalangan hadir pada kegiatan tersebut. Untuk memastikan seluruh BUM Desa di Kecamatan Selat dapat menyelesaikan kewajibannya, proses pendampingan tetap dilakukan secara intensif melalui Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) Kecamatan Selat, serta dimonitor langsung oleh Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Karangasem.

Sebagai bentuk komitmen percepatan penyelesaian pemeringkatan, tim pendamping juga melaksanakan fasilitasi secara langsung dengan mengunjungi desa-desa maupun melakukan pendampingan di tingkat kecamatan bagi BUM Desa yang belum menyelesaikan revisi data.

Hingga informasi ini disampaikan, masih terdapat 3 BUM Desa di Kecamatan Selat yang belum menyelesaikan revisi data pemeringkatan. Diharapkan kedua BUM Desa tersebut dapat segera menuntaskan proses revisi dan melakukan pengajuan pemeringkatan sehingga seluruh BUM Desa di Kecamatan Selat dapat terdata dan mengikuti proses pemeringkatan secara lengkap sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Selasa, 21 Juli 2026

Rapat Koordinasi Forum BUM Desa Kabupaten Karangasem Perkuat Sinergi Validasi Data Pemeringkatan BUM Desa


Karangasem – Dalam rangka menindaklanjuti Surat Direktur Pengembangan Kelembagaan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal Nomor B-793/PEI.01.01/VII/2026 tanggal 16 Juli 2026 tentang Pemberitahuan dan Sosialisasi Validasi Data Pemeringkatan BUM Desa/BUM Desa Bersama, telah dilaksanakan Rapat Koordinasi yang dihadiri oleh Ketua dan Pengurus Forum BUM Desa se-Kabupaten Karangasem, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Karangasem, Pendamping Desa, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karangasem, serta Kasi Administrasi Pemerintahan Desa DPMD Kabupaten Karangasem.

Rapat koordinasi ini bertujuan menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan validasi data pemeringkatan BUM Desa. Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa data yang telah diinput oleh BUM Desa benar-benar lengkap, akurat, dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan sebelum ditetapkan sebagai hasil akhir pemeringkatan.

Dalam arahannya, Kepala Dinas DPMD Kabupaten Karangasem menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pendamping desa, Forum BUM Desa, dan pengurus BUM Desa agar proses validasi dapat berjalan tepat waktu dan menghasilkan data yang berkualitas. Data yang valid diharapkan mampu menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pengembangan ekonomi desa sekaligus meningkatkan daya saing BUM Desa di Kabupaten Karangasem.

TAPM Kabupaten Karangasem bersama Pendamping Desa juga menyampaikan mekanisme pelaksanaan validasi sesuai arahan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, termasuk pendampingan kepada Direktur BUM Desa dalam melakukan klarifikasi data selama masa validasi yang dijadwalkan pada 17–26 Juli 2026 (Tahap I) dan 28–31 Juli 2026 (Tahap II).

Melalui rapat koordinasi ini, seluruh peserta berkomitmen untuk memperkuat koordinasi dan pendampingan kepada setiap BUM Desa di Kabupaten Karangasem sehingga proses validasi data pemeringkatan dapat terlaksana secara optimal. Diharapkan hasil pemeringkatan nantinya mampu menggambarkan kondisi dan kinerja BUM Desa secara objektif serta menjadi motivasi bagi BUM Desa untuk terus meningkatkan tata kelola, pelayanan, dan kontribusinya terhadap perekonomian desa.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan penyamaan langkah teknis antara Forum BUM Desa, DPMD, TAPM, serta Pendamping Desa guna memastikan seluruh tahapan validasi dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

Minggu, 19 Juli 2026

Sosialisasi perbub 9 tahun 2026 transaksi non tunai

 



*DPMD Karangasem Gelar Sosialisasi Transaksi Non Tunai Sesuai Perbub No. 9 Tahun 2026*


*KARANGASEM* - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karangasem menggelar sosialisasi implementasi transaksi non tunai di lingkungan pemerintahan desa, sesuai dengan Peraturan Bupati Karangasem Nomor 9 Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula DPMD Kabupaten Karangasem, Rabu.


Sosialisasi ini bertujuan untuk mempercepat digitalisasi tata kelola keuangan desa, meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta meminimalisir potensi penyimpangan dalam pengelolaan dana desa.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut *Kepala Dinas DPMD Kabupaten Karangasem beserta jajarannya*. Hadir pula perwakilan dari *Inspektorat Kabupaten Karangasem*, *BPKAD Kabupaten Karangasem*, para *TAPM Kabupaten Karangasem*, serta *perwakilan desa dari masing-masing kecamatan* se-Kabupaten Karangasem.


Dalam sambutannya, Kadis DPMD Kabupaten Karangasem menyampaikan bahwa Perbub No. 9 Tahun 2026 mewajibkan seluruh transaksi keuangan desa dilakukan secara non tunai melalui rekening kas desa. Kebijakan ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pemerintahan desa yang modern dan akuntabel.


"Dengan transaksi non tunai, semua aliran dana desa akan tercatat dengan jelas. Ini memudahkan pengawasan dari Inspektorat, BPKAD, dan TAPM, sekaligus memberikan rasa aman bagi perangkat desa," ujarnya.


Perwakilan dari Inspektorat dan BPKAD Karangasem pada kesempatan itu juga memberikan materi terkait mekanisme pengawasan dan pelaporan keuangan berbasis digital. Sementara TAPM bertugas mendampingi desa dalam proses transisi menuju sistem pembayaran non tunai.


Para perwakilan desa menyambut baik kebijakan ini. Mereka berharap ada pendampingan teknis lanjutan agar implementasi di tingkat desa berjalan lancar, terutama terkait penggunaan aplikasi dan akses perbankan.


Dengan adanya sosialisasi ini, DPMD Karangasem menargetkan seluruh desa di Kabupaten Karangasem dapat menerapkan transaksi non tunai secara penuh sebelum akhir tahun 2026.


---TAPM

ARTA

Minggu, 12 Juli 2026

Koordinasi Penyusunan RKP Desa Tahun 2027


*Rakor Asistensi dan Fasilitasi Penyusunan RKP Desa Tahun 2027 di Kecamatan Abang*


*ABANG* – Pemerintah Kecamatan Abang menggelar Rapat Koordinasi Asistensi dan Fasilitasi Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun 2027. 


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada *Hari Senin, 13 Juli 2026* bertempat di *Aula Kantor Camat Abang*.


Rapat ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memberikan pendampingan teknis kepada pemerintah desa dalam menyusun RKP Desa 2027 yang berkualitas, partisipatif, dan selaras dengan program prioritas nasional, provinsi, dan kabupaten.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut *Bapak Camat Abang, BPK. Santa, http://S.Sos, MAP*, beserta jajaran Kecamatan Abang. Hadir pula *TAPM I Putu Arta Negara*, *PD Agus Juniantara*, serta *PLD se-Kecamatan Abang*.


Dalam sambutannya, Camat Abang BPK. Santa, http://S.Sos, MAP menekankan pentingnya RKP Desa sebagai dasar penyusunan APBDes.  

"RKP Desa 2027 harus menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Prioritaskan program kesehatan, stunting, kemiskinan ekstrem, dan penguatan BUMDesa. Peran TAPM, PD, dan PLD sangat vital dalam mengawal proses ini sampai ke tingkat desa," ujarnya.


Pada sesi asistensi, *TAPM I Putu Arta Negara* memaparkan teknis penyusunan RKP Desa dengan pendekatan SDGs Desa dan integrasi program lintas sektor. Beliau juga menekankan pentingnya data profil desa yang valid sebagai dasar perencanaan.


Sementara itu *PD Agus Juniantara* menyampaikan arah kebijakan pemberdayaan masyarakat dan penguatan kelembagaan desa. Para *PLD* juga diberi ruang untuk menyampaikan kendala di lapangan serta strategi pendampingan agar seluruh desa di Kecamatan Abang dapat menyelesaikan RKP tepat waktu.


Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan pendampingan kelompok per desa. Diharapkan melalui rakor ini, seluruh desa di Kecamatan Abang mampu menyusun RKP Desa 2027 secara tepat sasaran, tepat waktu, dan akuntabel.


*Abang, 13 Juli 2026*  

*[Arta]*  

*TAPM 

Selasa, 26 Mei 2026

Lokakarya Penyelarasan RPJMDes dan RKPDes Perkuat Ketahanan Iklim Desa di Karangasem

 Karangasem, 26 Mei 2026 – Asia Pacific Alliance for Disaster Management (A-PAD) Indonesia bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Karangasem menyelenggarakan Lokakarya Penyelarasan Manajemen Risiko Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim dengan RPJMDes dan RKPDes pada tanggal 25–26 Mei 2026 di Puri Madha Dive Resort, Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, BPD, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), serta Tenaga Pendamping Profesional dari Kabupaten Karangasem. Lokakarya bertujuan meningkatkan kapasitas para pemangku kepentingan dalam mengintegrasikan aspek Pengurangan Risiko Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim (PRB-API) ke dalam dokumen perencanaan pembangunan desa.

Pada hari kedua kegiatan, I Komang Kutawaringin selaku Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Karangasem hadir sebagai narasumber dengan materi “Peluang dan Konvergensi Penggunaan Dana Desa untuk Penanggulangan Risiko Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim (PRB-API)”. Materi tersebut menjelaskan berbagai peluang pemanfaatan Dana Desa untuk mendukung ketahanan iklim, mitigasi bencana, serta penguatan kapasitas masyarakat desa dalam menghadapi ancaman bencana dan dampak perubahan iklim.

Melalui diskusi dan penyelarasan dokumen perencanaan desa, peserta diajak mengidentifikasi program dan kegiatan yang dapat diintegrasikan ke dalam RPJMDes, RKPDes, dan APBDes. Hasil kegiatan diharapkan dapat menjadi dasar bagi desa dalam menyusun kebijakan dan program pembangunan yang lebih tangguh terhadap risiko bencana serta mampu beradaptasi terhadap perubahan iklim.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mewujudkan desa yang aman, tangguh, dan berkelanjutan di Kabupaten Karangasem.

Kamis, 21 Mei 2026

Lokakarya Uji Publik dan Integrasi Dokumen Strategis PRB-API Desa Laba Sari Digelar


 Laba Sari, Karangasem, 21 Mei 2026 – Dalam upaya memperkuat pengurangan risiko bencana dan adaptasi perubahan iklim di tingkat desa, dilaksanakan Lokakarya Uji Publik dan Integrasi Dokumen Strategis Pengurangan Risiko Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim (PRB-API) ke dalam dokumen perencanaan Desa Laba Sari melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus). Kegiatan berlangsung pada Kamis (21/5/2026) di Kantor Desa Laba Sari.

Lokakarya ini merupakan bagian dari proses konvergensi PRB-API ke dalam dokumen perencanaan desa guna meningkatkan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi berbagai ancaman bencana dan dampak perubahan iklim. Melalui forum tersebut, para peserta diharapkan memberikan masukan, saran, dan penyempurnaan terhadap dokumen strategis PRB-API Desa Laba Sari.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, antara lain perwakilan BPBD Kabupaten Karangasem, TAPM Kabupaten Karangasem, Satgas Kencana Kecamatan Abang, Pendamping Desa Kecamatan Abang, Pendamping Lokal Desa Laba Sari, Koordinator Program Siap Siaga Provinsi Bali, serta Yayasan IDEP Selaras Alam sebagai fasilitator kegiatan.

Melalui kegiatan ini diharapkan dokumen strategis PRB-API dapat terintegrasi secara efektif ke dalam perencanaan pembangunan desa sehingga mendukung terwujudnya Desa Laba Sari yang lebih tangguh, aman, dan berkelanjutan.

Rabu, 20 Mei 2026

Pelatihan Kadet Kesehatan Desa Pesaban

 Karangasem, 18 Mei 2026 – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karangasem Melalui  Kepala Bidang Lembaga Desa menjadi Narasumber dalam Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu 6 SPM bagi seluruh kader posyandu 6 SPM sekedesaan Pesaban yang di selenggarakan di aula kantor Desa Pesaban, kecamatan Rendang, narasumber lain dari Puskesmas Rendang dan TAPM Kabupaten Karangasem.


Dalam paparannya, Kepala Bidang Lembaga Desa yang sekaligus sebagai Bendahara TP Posyandu Kabupaten Karangasem menyampaikan materi terkait Peran Kader Posyandu dalam Transformasi Posyandu 6 SPM sesuai Permendagri 13 tahun 2024


Tujuan pelaksanaan kegiatan ini antara lain:  

Meningkatkan pemahaman dan kompetensi Kader Posyandu dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi sesuai regulasi yang berlaku dimana berdasarkan Permendagri 13 tahun 2024 Posyandu yang awalnya bergerak dibidang kesehatan sudah bertransformasi menjadi 6 layanan SPM  yang dilaksanakan oleh kader Posyandu yaitu : 

1. Bidang Pendidikan

2. Bidang Kesehatan

3. Bidang Pekerjaan Umum

4. Bidang Perumahan Rakyat 

5. Bidang Sosial 

6. Bidang Trantiblinmas

Kegiatan berjalan interaktif dan disambut antusias oleh peserta. Diharapkan, melalui peningkatan kapasitas ini, Kader Posyandu Sekedesaan Pesaban semakin profesional dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.




#KarangasemAgung

#GemahRipahLohJinawi 

#PemkabKarangasem

#BupatiGusPar

#WabupGuruPandu

#DPMDKarangasem

#DPMDbisa

#BerinovasiUntukDesa

#ASNberakhlak

#BanggaMelayaniDesa

#SDGsDesa

Senin, 11 Mei 2026

Rapat Teknis Cluster Pendamping Desa Bahas KPMD, ID dan SiDD di Kecamatan Selat

 

Kegiatan Rapat Teknis Cluster Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa Kecamatan Sidemen, Selat, Rendang, dan Bebandem dilaksanakan pada Senin, 11 Mei 2026, bertempat di Aula Kantor Camat Selat. Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Selat, Koordinator TAPM Provinsi Bali, serta seluruh Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa dari empat kecamatan tersebut.

Rapat teknis ini membahas beberapa agenda penting terkait penguatan tata kelola dan pemberdayaan desa. Koordinator TAPM Kabupaten (Koorkab) I Ketut Sugiarta menyampaikan materi mengenai pendataan Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) sebagai upaya memperkuat peran kader desa dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa.

Selain itu, PIC Indeks Desa (ID) I Dewa Agung A.H. Eka Dharma memberikan penjelasan terkait pemutakhiran data Indeks Desa (ID) yang menjadi dasar dalam pengukuran perkembangan dan kemandirian desa. Dalam kesempatan yang sama, PIC APBDes I Komang Kutawaringin memaparkan penyiapan data Sistem Dana Desa (SiDD) guna memastikan kelengkapan dan sinkronisasi data desa.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk koordinasi teknis dan penguatan kapasitas pendamping desa dalam mendukung program pembangunan desa agar berjalan lebih efektif, tepat data, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Camat Selat dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap sinergi antara pemerintah kecamatan, pendamping desa, serta pemerintah desa dapat terus ditingkatkan demi kemajuan desa di wilayah Kecamatan Sela
t dan sekitarnya.

Selasa, 28 April 2026

Dari Desa untuk Indonesia Sehat: Semiloka Nasional Adinkes 2026 Soroti Bahaya Rokok dan Ancaman TBC

 


Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, secara resmi membuka Semiloka Nasional Adinkes 2026 yang mengangkat tema “Indonesia Sehat dari Desa”. Kegiatan ini digelar di Hotel Lombok Raya, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa (28/04/2026) dan dihadiri ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. lihat selengkapnya

Rabu, 22 April 2026

Forum Kemitraan Penguatan Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria Digelar di Karangasem





 Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES) Wilayah Bali menggelar Forum Kemitraan dalam rangka penguatan pengendalian dan pencegahan AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria di tingkat desa dan kelurahan.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026 bertempat di Chic n Cozy, Jalan Pesagi, Subagan, Kabupaten Karangasem. Forum ini bertujuan memperkuat perencanaan dan penganggaran melalui kemitraan pendanaan APBDes dan kelurahan untuk mendukung program kesehatan masyarakat.

Acara diikuti oleh berbagai instansi terkait serta menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan, DPMD, Bappeda, dan tenaga ahli. Melalui kegiatan ini, diharapkan tersusun kerangka penganggaran desa dan kelurahan periode 2027–2030 guna mendukung pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria secara berkelanjutan.

Jumat, 17 April 2026

Panen Perdana Berhasil, BUMDesa Sejahtera Bersama Talibeng Siap Produksi Beras Desa

Talibeng – Upaya meningkatkan ketahanan pangan desa terus dilakukan oleh BUMDesa Sejahtera Bersama Talibeng , yang berlokasi di Desa Talibeng , Kecamatan Sidemen . Melalui unit usaha ketahanan pangan, BUMDes menjalankan kegiatan pertanian padi dengan sistem kontrak lahan dan kerja sama bersama petani lokal.

Program ini bertujuan untuk mendukung ketersediaan pangan di tingkat desa sekaligus meningkatkan pendapatan desa dan kesejahteraan petani. Dalam pelaksanaannya, BUMDes melakukan pengelolaan lahan pertanian mulai dari tahap pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan, hingga panen.

Saat ini, BUMDesa Sejahtera Bersama Talibeng telah berhasil melaksanakan panen padi dari lahan yang dikelola. Hasil panen berupa gabah sedang dipersiapkan untuk memasuki tahap pengolahan menjadi beras. Beras hasil produksinya sendiri nantinya akan dipasarkan melalui unit usaha BUMDes untuk memenuhi kebutuhan masyarakat desa.

Perbekel Desa Talibeng, I Ketut Mudiasa , menyampaikan harapannya agar BUMDesa Sejahtera Bersama Talibeng dapat terus berkembang dan menjadi penggerak utama dalam mewujudkan kemandirian desa. Menurut beliau, keberadaan BUMDes dengan berbagai unit usaha yang dikelola diharapkan mampu mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.

“Kami berharap BUMDesa Sejahtera Bersama Talibeng dapat terus berkembang menuju kemandirian desa dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui berbagai unit usaha yang dikelola,” ujar Perbekel Desa Talibeng.

Program ketahanan pangan ini diharapkan menjadi salah satu contoh pengelolaan unit usaha desa yang produktif, inovatif, serta mampu memperkuat perekonomian masyarakat Desa Talibeng secara berkelanjutan. 🌾

Bendera Merah Putih Klik Mars Desa